teman berproses

Stress Management

Hallo Teman Berproses! Sekarang yuk kita bahas tentang Manajemen stres. Manajemen stres adalah kemampuan penggunaan sumber daya secara efektif untuk mengatasi gangguan atau kekacauan mental dan emosional yang muncul karena tanggapan. Nahh adapun tujuan dari manajemen stres itu sendiri adalah untuk memperbaiki kualitas hidup individu itu agar menjadi lebih baik.

Ada banyak metode atau teknik manajemen stress, tapi belum tentu semua metode sesuai dengan kondisi kamu. Untuk mengetahui mana yang paling tepat untuk mengelola stres yang dialami, kamu perlu melakukannya dan menjalaninya terlebih dahulu. Bisa jadi, kamu harus mencobanya satu persatu hingga menemukan metode yang sesuai. Berikut adalah beberapa metode manajemen stres yang bisa Anda lakukan secara mandiri:

1. Mencari tahu apa penyebab stres

Tidak semua orang yang mengalami stres langsung tahu apa penyebab dari kondisi yang dialaminya tersebut. Apalagi jika ada banyak hal yang harus ditangani dan dilakukannya setiap hari. Bagaimana bisa terlepas dari stres jika kamu sendiri tidak tahu apa penyebabnya?

Maka itu, salah satu cara manajemen stress yang perlu kamu lakukan adalah mencari tahu apa penyebab munculnya stres. Masing-masing individu bisa jadi memiliki penyebab yang berbeda, sehingga kamu perlu memperhatikan apa saja yang kamu alami beberapa waktu belakangan ini.

Salah satu caranya adalah menulis jurnal selama kurang lebih satu hingga dua minggu untuk mengidentifikasi apa situasi atau kondisi yang membuat kamu merasa tertekan. Lalu, pahami pula bagaimana kamu merespons situasi tersebut selama ini. Dengan terus mencari tahu pemicu stres dan cara apa yang selama ini terasa paling efektif, kamu bisa lebih tepat dalam memilih metode untuk mengelola stress di kemudian hari.

2. Hindari stres yang tidak perlu

Kamu mungkin termasuk satu dari sekian banyak individu yang sangat mudah merasa stres. Memang benar jika ada beberapa pemicu stres yang harus dihadapi. Namun, ada pula beberapa pemicu stres yang sebenarnya bisa kamu hindari. Berikut adalah beberapa hal yang bisa kamu coba lakukan:

  • Berani berkata tidak, baik dalam urusan pribadi atau urusan profesional.
  • Pahami kemampuan dan batasan agar tidak memberikan beban tambahan kepada diri sendiri. 
  • Hindari orang-orang yang dapat menjadi penyebab munculnya stres.
  • Hindari topik yang berpotensi membuat Anda stres, kepikiran, dan menimbulkan perasaan tak nyaman. 
  • Atur jadwal harian Anda sesuai dengan kemampuan. 
  • Hapus aktivitas yang sekiranya tidak harus dilakukan pada hari itu juga.

3. Ubah kondisi penyebab stres

Manajemen stress yang bisa kamu lakukan berikutnya adalah mengubah situasi yang mungkin dapat menimbulkan stres. Hal ini bertujuan agar kamu bisa mencegahnya untuk muncul kembali di kemudian hari.

Sebagai contoh, jika penyebab stres yang kamu alami adalah perlakuan dan sikap orang lain, cobalah untuk menyampaikan perasaan tak nyaman yang selama ini kamu rasakan dengan cara yang baik dan sopan. Karena, memendam emosi dan perasaan tersebut tidak akan menyelesaikan masalah. Dengan mendiskusikannya, kamu dan orang tersebut bisa sama-sama mengerti apa yang ada di pikiran dan hati masing-masing. Jangan ragu untuk berkompromi untuk menemukan solusi terbaik.

4. Adaptasi dengan penyebab stres

Jika kamu merasa penyebab stres yang terjadi bukan suatu hal yang bisa dihindari atau diubah, manajemen stress yang tepat adalah dengan menghadapi dan menerimanya. Dengan mengubah pola pikir dan sudut pandang terhadap penyebab stres, kamu bisa mengelola stres itu sendiri.

Sebagai contoh, jika kamu merasa stres karena terjebak macet di jalanan, cobalah untuk melihat kondisi tersebut dengan sudut pandang yang lebih positif. Saat Anda terjebak macet, Anda bisa berhenti sejenak untuk mendengarkan lagu kesukaan sekaligus menikmati waktu sendiri.

Selain itu, kamu perlu mengubah standar yang mungkin terlalu tinggi, sehingga begitu sulit dicapai dan pada prosesnya menyebabkan munculnya stres. Ya, menjadi seorang perfeksionis menyebabkan kamu rentan mengalami stres, apalagi jika banyak hal yang tidak terjadi sesuatu standar dan ekspektasi.

5. Luangkan waktu untuk melakukan hal yang disukai

Di dalam jadwal yang begitu padat, jangan lupa untuk menyempatkan waktu beristirahat dan melakukan hal yang kamu sukai. Pasalnya, ini bisa saja menjadi metode manajemen stress yang cukup efektif untuk kamu. Dengan ini, kamu bisa lebih siap menghadapi berbagai penyebab stres yang mungkin menghadang.

Ada beberapa hal yang dapat membantu kamu terlepas dari stres, yaitu:

  • Bersantai atau bermain dengan hewan peliharaan
  • Berolahraga secara rutin.
  • Berbicara dengan teman atau orang terdekat.
  • Dengarkan musik yang Anda sukai.
  • Minum teh atau kopi hangat.
  • Melakukan Kegiatan Berkebun
  • Pijat.

Sebenarnya, masih banyak hal-hal sederhana lain yang bisa kamu lakukan disela kesibukan yang menumpuk. Jangan sampai menyepelekan waktu untuk beristirahat sejenak karena mencintai dan merawat diri sendiri adalah kewajiban yang harus kamu lakukan demi kesehatan fisik dan mental yang lebih baik.

6. Terapkan gaya hidup sehat

Gaya hidup sehat hanya baik untuk kesehatan fisik semata, tapi juga bermanfaat untuk kesehatan mental kamu. Oleh sebab itu, kamu bisa melakukan metode ini untuk manajemen stress yang efektif.

Mulailah dengan menerapkan pola makan sehat, karena dengan gizi yang seimbang, kamu bisa lebih kuat dan positif dalam menghadapi berbagai penyebab stres. Tak hanya itu, sebaiknya kurangi konsumsi gula dan kafein demi suasana hati yang lebih stabil. Bahkan, kamu bisa tidur lebih nyenyak jika mengontrol asupan keduanya.

Jangan lupa untuk memperbanyak istirahat, misalnya dengan tidur yang cukup dan tepat waktu. Kurang tidur dapat membuat kamu mudah lelah dan stres sehingga tidak bisa berpikir dengan rasional.

Leave a Comment

Your email address will not be published.