teman berproses

Quarter Life Crisis

Setiap orang memiliki proses pendewasaannya masing-masing, sebab tidak ada yang bisa menghentikan waktu. Tapi, tak jarang hal ini memunculkan krisis dalam diri kita, pasti pernah muncul pertanyaan dalam benak seperti : “apakah pekerjaan yang aku lakukan ini sudah benar?” “apakah aku bahagia dengan apa yang aku lakukan sekarang?” “sepertinya aku terlalu fokus terhadap orang lain, ya?”.

    Quarter Life Crisis adalah masa pecarian jati diri seseorang yang ditkamui dengan munculnya kebingungan akan kehidupan yang dijalani, termasuk cemas, tidak nyaman, merasa salah arah dan putus asa. Biasanya krisis ini terjadi di usia 18-30 tahun karena banyaknya pilihan hidup yang ada di depan kita.

    Quarter Life Crisis biasanya muncul karena beberapa hal, seperti :

  1. Sosial Media
    Kamu mungkin pernah membandingkan diri dengan orang lain yang terlihat lebih baik secara fisik, prestasi, atau bahkan asmara. Bukan hanya membandingkan dengan orang yang tidak dikenal, bahkan dengan orang terdekat pun kamu mungkin pernah membanding-bandingkan sehingga membuat dirimu insecure.
  2. Tuntutan Sosial
    Kamu juga mungkin pernah merasakan tekanan dari tuntutan lingkungan untuk meraih suatu pencapaian, baik terkait umur, kelulusan, karier, atau mungkin pernikahan. Tapi bukannya termotivasi, pertanyaan-pertanyaan tertentu seperti itu malah membuat kamu menjadi tidak nyaman bahkan down.

    Biasanya orang-orang yang mengalami QLC ini memiliki tkamu-tkamu seperti :

  1. Merasa bingung akan masa depan atau masa yang akan datang.
  2. Sulit membuat keputusan diantara beberapa pilihan hidup.
  3. Kurang motivasi untuk menjalani hari.
  4. Khawatir tertinggal dengan teman-teman di sekitar.
  5. Sulit menentukan antara menjalani hidup sesuai keinginan atau sesuai tuntutan.

Tapi mengalami quarter life crisis ini wajar kok teman-teman, sebagai masa transisi seseorang dalam hidupnya. Maka, sangat penting bagi kamu untuk mempersiapkan fase ini agar bisa menjalani hidup yang bahagia dan sesuai dengan keinginan kamu di masa mendatang. Untuk menghadapinya, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan, seperti :

  1. Berhenti Membandingkan Diri Dengan Orang Lain
    Membandingkan diri dengan orang lain hanya akan membuang-buang waktu dan membuat kamu semakin khawatir. Alih-alih memikirkan kehidupan orang lain, mulailah cari tahu apa yang sebenarnya kamu inginkan dalam hidup. Namun, tanamkan dalam pikiran kamu bahwa jawabannya mungkin tidak akan langsung ada. Fokus saja dengan bagaimana kamu bisa melewati satu hari dengan sebaik-baiknya. Yakinlah bahwa kamu perlahan-lahan akan mengetahui keinginan dan tujuan kamu, bahkan mungkin tanpa kamu sadari.
  2. Ubah Keraguan Menjadi Tindakan
    Ketika kamu bingung akan suatu hal dalam hidup, jadikan itu kesempatan untuk menemukan tujuan baru. Isi hari-hari kamu dengan hal-hal positif untuk menemukan jawaban atas keraguan kamu, hingga akhirnya jawaban tersebut datang dengan sendirinya. Misalnya, kamu bingung karena merasa tidak cocok dengan pekerjaan. Di samping tetap menjalankan tanggung jawab kamu dalam bekerja, kamu bisa mulai mengisi waktu luang dengan relaksasi, menambah wawasan, mencari kelas online untuk menambah keterampilan, atau mengobrol dengan teman untuk mendapatkan solusi.
  3. Temukan Orang-orang Yang Bisa Mendukung kamu
    Berada di sekeliling orang-orang yang bisa mendukung impian dan cita-cita kamu juga bisa menjadi cara untuk menghadapi quarter life crisis. Carilah orang-orang yang memiliki minat yang sama dengan kamu, atau orang-orang yang bisa menginspirasi dan membuat kamu menjadi orang yang lebih baik. Dengan begitu, kamu tidak akan merasa sendiri dalam menjalani hidup.
  4. Belajar Mencintai Diri Sendiri
    Ketika sedang terjebak dalam quarter life crisis, kamu mungkin akan cenderung mengabaikan berbagai kenikmatan yang sebenarnya kamu miliki. Padahal, untuk mencapai tujuan dalam hidup, kamu perlu menghargai dan mencintai diri kamu terlebih dahulu. Jadi, mulailah perhatikan kebutuhan kamu, apa yang kamu suka, apa yang membuat kamu nyaman, dan apa yang ingin kamu coba lakukan. Kemudian, wujudkan mereka satu per satu passion kamu dimulai dari yang kecil terlebih dahulu. Tanpa kamu sadari, hal-hal kecil ini akan membuat hidup kamu lebih menyenangkan.

Quarter life crisis bisa menyerang siapa saja, karena sesungguhnya masalah dalam hidup adalah sesuatu yang sangat wajar. Dalam menghadapi fase ini, Anda membutuhkan fisik dan mental yang kuat supaya krisis ini tidak berlanjut lebih jauh.

“Nothing will ruin your 20’s more than thinking you should have your life together already.”

Leave a Comment

Your email address will not be published.