teman berproses

Law of Attraction

Law of Attraction adalah konsep yang menyatakan pemikiran positif yang akan berdampak positif pula bagi kehidupan seseorang. Di sisi lain, pemikiran negatif pun akan membuahkan hal serupa. Namun belum teruji secara ilmiah.

Filosofi hukum ketartarikan atau law of attraction berakar pada pemikiran positif yang akan berdampak positif pula bagi kehidupan seseorang. Di sisi lain, pemikiran negatif pun akan membuahkan hal serupa.

Artinya, pemikiran merupakan energi yang bisa menarik hal-hal di sekitar. Aspek yang tercakup di dalamnya pun beragam mulai dari kesehatan, hubungan, dan juga finansial. Namun, bukti ilmiah yang mendukung hal ini masih sangat terbatas.

Apa itu law of attraction?

Beberapa prinsip universal yang mendasari law of attraction di antaranya:

  • Kemiripan saling tarik menarik

Menurut hukum ini, hal-hal yang serupa akan tertarik satu sama lain, termasuk seorang individu yang merasa lebih nyaman dekat dengan orang sepemikiran. Prinsip ini berlaku untuk hal positif maupun negatif.

Ketika seseorang cenderung berpikir negatif, maka pengalaman negatif juga akan mendekat. Di sisi lain, pemikiran positif akan mendekatkan dengan hal yang diinginkan.

  • Kehidupan dan pikiran yang terisi

Ada juga prinsip nature abhors a vacuum yang berarti pikiran dan hidup akan selalu terisi. Tinggal bagaimana seseorang mengisinya, apakah dengan hal positif atau negatif. Sangat ditekankan pentingnya mengisinya dengan hal-hal positif.

  • Masa kini selalu sempurna

Hukum ini juga fokus pada ide bahwa ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk memperbaiki masa kini. Jadi, meski ada yang salah dari masa kini, hukum ini menyarankan untuk memusatkan energi pada bagaimana cara menyempurnakan momen yang tengah dijalani.

Menurut law of attraction, seseorang bisa menciptakan realitanya sendiri. Fokus pikiran Anda, itulah yang akan terbawa menjadi kenyataan. Terlepas dari belum ada bukti ilmiah yang membenarkan hukum ini, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk melakukannya, seperti:

  • Selalu bersyukur

Buat mood board untuk membantu mensyukuri hal-hal kecil yang mungkin sering luput diperhatikan. Atau bisa juga dengan memulai hari dengan mensyukuri 3 hal sederhana ketika baru terbangun di pagi hari.

  • Visualisasi tujuan dengan nyata

Melakukan visualisasi nyata bisa dilakukan dengan cara masing-masing. Contohnya dengan menuliskan jurnal sembari memaparkan apa saja pemikiran positif dan negatif yang menyertai jalan demi mewujudkan tujuan itu.

  • Mencari hal positif dari segala situasi

Ketimbang menguras enegi dengan fokus pada apa yang salah, coba asah diri untuk menerima situasi seperti apa adanya. Ini berbeda dengan menyerah dan enggan berjuang, hanya saja upaya untuk tidak terus menerus menggerutu dan mengeluh ketika situasi sedang kacau.

  • Menggunakan afirmasi positif atau positive self-talk

Apabila suara-suara di kepala terlalu bising dengan skeptisme, coba alihkan dengan sering-sering melakukan kebiasaan seperti positive self-talk setiap hari. Dalam jangka panjang, cara ini akan jadi lebih mudah bahkan terjadi kebalikannya, yaitu sulit mempertahankan pemikiran negatif.

Memang benar bahwa hukum ketertarikan ini bukan solusi instan untuk segala hal. Mewujudkannya pun tidak mudah. Terkadang sulit mencari celah untuk berpikir positif ketika situasi berjalan sesuai dengan ekspektasi.

Meski demikian, kebiasaan semacam ini dapat membangun kebiasaan bersikap optimis terhadap hidup. Bukan tidak mungkin, ini bisa memecut motivasi untuk mewujudkan impian.

Adakah kekurangannya?

Kekurangan paling utama dari law of attraction adalah meski konsepnya begitu bagus, tidak ada aksi nyata di baliknya. Tidak jelas apa saja hal yang perlu dilakukan demi bisa mewujudkan hukum ketertarikan ini.

Tak hanya itu, hukum ini juga menuai kritik karena orang yang menganutnya bisa saja justru menyalahkan diri sendiri ketika ada hal negatif terjadi. Utamanya, hal yang di luar kendali mereka seperti kecelakaan, cedera, kondisi perusahaan yang goyah, atau sakit.

Padahal, ingat bahwa ada banyak situasi yang bisa terjadi di luar kendali. Hal yang bisa dikendalikan adalah bagaimana Anda merespons terhadap situasi itu.Di sinilah peran law of attraction untuk mengganti pemikiran negatif dengan optimisme. Hukum ini bisa menjadi sangat berguna karena memberikan kekuatan saat berhadapan dengan tantangan.

Leave a Comment

Your email address will not be published.